Pembajakan Identitas LGBTI dalam Usaha Memproduksi Komedi

Beberapa waktu yang lalu, saya menemukan video berjudul I’m Gay Prank on My Bestfriend di YouTube. Video tersebut memperlihatkan seseorang yang mengusili temannya dengan cara mengaku sebagai gay. Korban prank menunjukkan rasa jijiknya terhadap homoseksual dengan jelas ketika si pengusil berkata bahwa dia menyukainya. Selain verbal, korban bahkan melakukan kekerasan secara fisik. Yang mengejutkan (dan mengerikan), dari total tiga ribuan komentar yang telah ditinggalkan untuk video itu, ternyata kebanyakan penonton merayakannya sebagai humor.   Continue reading “Pembajakan Identitas LGBTI dalam Usaha Memproduksi Komedi”

Advertisements

What’s On My Playlist

Aku mungkin bukan penikmat musik dengan selera tinggi yang sukanya musik klasik atau lagu-lagu dari band indie dengan lirik-lirik puitis. Beberapa tahun belakangan, kebanyakan lagu yang kuputar malah lagu-lagu Kpop yang sering jadi bahan ledekan para penikmat musik betulan.

But i dont feel sorry or ashamed. Kpop is not even my guilty pleasure. It’s just simply pleasure with no guilt.

Dan sekarang aku mau berbagi beberapa info soal lagu-lagu Kpop yang belakangan lagi sering kuputer dan kenapa aku suka sama lagu-lagu itu. Here we go! Continue reading “What’s On My Playlist”

Makanan Nge-hits Zaman SMA

Sudah hampir satu dekade berlalu sejak aku berhasil lolos dari jerat seragam putih abu-abu yang selalu membuatku kelihatan supercu(te)pu. Tetapi sampai sekarang, masih banyak kenangan dari masa-masa itu yang rasanya masih segar dalam ingatan. Makanya, aku setuju banget kalau ada orang yang bilang masa-masa SMA adalah masa-masa yang gak bisa dilupakan. Lagian, ngeri gak sih, kalau baru aja sepuluh tahun keluar SMA udah pada lupa aja sama masa-masa itu? Aku gak mau berubah pikun secepat itu, plis. (Padahal sekarang aja udah lupa sama sebagian besar nama teman dan guru-guru di SMA dulu, hiks).

Ada banyak hal yang bisa dikenang dari tiga tahun keseruan zaman SMA: trend fashion, jungkir balik trik mencontek, tips-tips menghadapi guru yang mau lemparin botol aqua ke muka kamu, sampai cara-cara sukses mabal dari pelajaran. Karena aku adalah seorang self proclaimed pecinta makan, maka jelas makanan-makanan favorit waktu SMA mesti masuk ke dalam daftar kenangan yang tak bisa dilupakan.

Berikut, makanan-makanan nge-hits yang jadi kesukaan saya waktu SMA dulu:

Continue reading “Makanan Nge-hits Zaman SMA”

KDRT Bukan Salah Warna Kulit Perempuan

Baru-baru ini sebuah video telah ramai dibicarakan di media sosial. Video tersebut merupakan cuplikan iklan sebuah produk pemutih kulit dari Malaysia. Dalam iklan tersebut diperlihatkan seorang perempuan berkulit cokelat yang menjadi korban kekerasan rumah tangga oleh suaminya. Hingga sang perempuan terusir dari rumahnya.

Perempuan tersebut kemudian mengenakan produk pemutih yang membuat wajahnya terlihat menjadi lebih cerah. Ia pun mulai mengenakan bermacam-macam perias wajah yang membuatnya tampak semakin menarik. Karena perempuan itu kini telah berubah menjadi cantik sang suami yang dulu memperlakukannya dengan buruk lantas berubah sikap. Ia menginginkan perempuan itu untuk kembali berada di sisinya.

Continue reading “KDRT Bukan Salah Warna Kulit Perempuan”

Remedi Patah Hati

Entah percekcokan macam apa yang pernah terjadi antara aku dan Cupid. Pokoknya kami tak pernah akur. Meski aku merasa tak punya masalah apa-apa dengan dewa yang katanya bertugas untuk menjodohkan manusia itu, nyatanya, Cupid selalu membuatku kena masalah. Entah sengaja atau tidak, nampaknya Cupid senang sekali membuatku jatuh cinta pada orang yang salah. Orang-orang yang tak mungkin bisa kumiliki.

Jika aku bisa bertemu dengannya secara langsung, aku ingin mengajak Cupid berkelahi saja. Mungkin dengan begitu, dia bisa berhenti mengerjaiku. Tapi sayangnya, itu tak mungkin terjadi. Maka sepertinya aku mesti pasrah saja menerima kemalangan ini.

Meski begitu, bukan berarti aku tak melakukan apa-apa. Sebagai orang dengan frekuensi patah hati yang sangat tinggi, bodoh rasanya jika aku bahkan tidak bersiap-siap. Berkaca dari pengalaman, aku sadar sekali bahwa kesedihan yang muncul karena patah hati sangat potensial membuatku pesimis, depresi, krisis eksistensi diri, hingga mendatangkan pikiran-pikiran suicidal. Continue reading “Remedi Patah Hati”

Di Sebuah Dunia Alternatif

Malin Kundang sedang mengajak ibunya berkelana dari satu mal ke mal lainnya di kawasan Garosugil. Mereka sibuk mencari baju yang cocok dan trendi untuk dipakai sang Ibu nonton konser penutupan tur dunia Bangtan Boys yang bertajuk “WINGS” keesokan harinya di Gocheok Sky Dome.

Butuh usaha bertahun-tahun bagi sang Ibu untuk meyakinkan Malin supaya mau menceraikan istrinya yang menurut beliau terlalu pecicilan. Tapi sang Ibu tidak pernah menyerah. Setelah menamatkan dan meneliti sepuluh judul sinetron India yang tayang di TV Ikan Terbang sebagai rujukan, akhirnya beliau berhasil menyingkirkan menantunya itu dari daftar pewaris kerajaan bisnis celana dalam kepunyaan Malin Kundang.

Continue reading “Di Sebuah Dunia Alternatif”

Ada Apa dengan Ciwidey?

Saya tinggal di Ciwidey sejak duduk di bangku sekolah dasar kelas lima caturwulan tiga. Kala itu Ciwidey cuma punya tiga kolam pemandian air panas: Rancaupas yang katanya suka dipakai pasangan-pasangan bercengkerama, Cimanggu yang mempunyai monumen ikonik berupa patung seorang perempuan berpakaian renang yang sedang berbaring manja, dan Rancawalini yang sering dijadikan tempat ujian renang anak-anak sekolah.

Selain trio pemandian air panas tersebut di atas, ada juga Situ Patenggang yang masih rendah hati dan apa adanya. Merasa cukup hanya dengan hamparan air, sebuah pulau kecil di tengah dan Batu Cinta yang apes karena sering jadi korban vandalisme para pengunjung yang suka iseng mencoret-coretkan nama mereka dan pasangan di atas bodinya.

Continue reading “Ada Apa dengan Ciwidey?”

Jebakan Kelamin

Tak pernah terbayang sebelumnya di kepala saya bahwa kata sesederhana “laki-laki” akan memiliki pengaruh yang begitu besar dalam membentuk kehidupan saya. Awalnya saya menganggap kata “laki-laki” hanya sebagai penanda jenis kelamin saja. “Laki-laki” untuk mereka yang terlahir dengan penis dan “perempuan” bagi mereka yang memiliki vagina. Sama seperti hijau, merah dan kuning yang hanya berfungsi sebagai cara kita mengidentifikasi warna.

Namun, semakin saya dewasa, saya semakin disadarkan bahwa kata tersebut memiliki (atau dibebani) makna dan muatan yang lebih dari itu. Kata “laki-laki” ternyata tak hanya merujuk pada jenis kelamin melainkan juga seperangkat nilai, aturan dan ekspektasi: maskulinitas. Begitu juga dengan “perempuan” yang dibebani dengan seperangkat nilai, aturan dan ekspektasi yang dianggap melengkapinya: feminitas. Ketika saya menyadari hal ini, kata “laki-laki” terasa menjadi tak nyaman, menyesakkan dan membatasi. Saya tiba-tiba merasa bahwa terlahir dengan jenis kelamin tertentu adalah sebuah jebakan.

Continue reading “Jebakan Kelamin”

Agnes Monica Vs Agnez Mo

Setelah sukses mencuri perhatian khalayak penikmat musik internasional dengan meluncurkan klip video untuk lagu berjudul “Long As I Get Paid” yang merupakan single pertama dari album terbarunya “X” tak berarti Agnez Mo lantas bersantai menikmati keberhasilannya.

Ia kembali menunjukkan kebolehannya menari, berakting, menyanyi sekaligus menjadi sutradara di video klip terbarunya untuk lagu “Damn! I Love You”. Di video tersebut Agnez Mo terlihat menikmati hidup bersama pacar, dan sahabat-sahabatnya. Dalam waktu dua hari setelah diunggah di akun AGNEZMOofficialVEVO, video itu kini telah ditonton hampir dua juta kali di YouTube.

Continue reading “Agnes Monica Vs Agnez Mo”

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑